ISTIGHOSAH KEPADA SELAIN ALLAH

Istighosah di dalam pengertian syariat Islam adalah meminta pertolongan agar terlepas dari bala dan bencana.

Istighosah adalah salah satu bentuk ibadah yang tidak boleh di berikan kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Di dalam al-qur’an Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ ۖ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ ■ وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيم

“Dan janganlah kamu berdo’a kepada apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang zalim (106) Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (107)” (QS: Yunus ayat 106-107)

Ayat ini menjelaskan bahwa hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mampu menghilangkan kesulitan dan bala yang menimpa kita. Tidak seorang pun yang mampu menolak bencana dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Maka hendaklah seseorang senantiasa meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mereka ditimpa kesulitan dan tidak meminta kepada lainnya yang tidak mampu dan tidak memiliki daya untuk menolak kesulitan tersebut.

KESALAHAN YANG KADANG TERJADI

Di tengah masyarakat kita Terkadang ada sebagian orang ketika mengalami sebuah kesulitan ataupun tertimpa bencana atau musibah, maka mereka meminta atau beristighotsah kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Mereka pergi ke sebuah gunung atau laut atau pohon atau bahkan kuburan dalam rangka untuk menghilangkan kesulitan yang mereka dialami.

Ada juga sebagian mereka memotong sesembelihan berupa binatang ternak untuk dilemparkan ke gunung atau dilemparkan ke laut dengan harapan terlepas dari bencana dan musibah.

Sebagian orang lagi terkadang memanggil orang yang sudah meninggal dari kalangan orang-orang sholeh, Kyai atau ulama untuk meminta kepada mereka agar diselamatkan dari bencana dan musibah.

Tentunya ini sebuah kekeliruan yang harus diluruskan, karena tidak ada yang mampu untuk menolak bencana dan bahaya kecuali Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Hendaklah seorang muslim meminta dan beristighotsah hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan tidak kepada selain-Nya. Karena Istighosah termasuk ibadah.

____________

Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah @madrosahsunnah

Leave A Comment

Laporan Donasi Madrosah Sunnah

Laporan Donasi Madrosah Sunah Oktober 2017