HAKIKAT AMALAN YANG DITERIMA

Allah -Ta’ala- berfirman,

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ ُ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya” (QS. Al-Hajj: 37)

Allah -Ta’ala- mengabarkan bahwasanya Dia telah mensyariatkan untuk kalian menyembelih hewan kurban dan Al Hadyu (hewan sembelihan seseorang yang melakukan ibadah haji). Agar kalian mengingat kepada-Nya ketika menyembelihnya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pemberi rezki, Yang Maha Mempunyai Kekuatan lagi Maha Kokoh. Tidak akan sampai sedikitpun kepada-Nya daging dan darah hewan-hewan kurban tersebut. Sebab Allah -Subhana wa Ta’ala- lah Dialah yang memberi makan dan tidak diberi makan dan Dia tidak butuh kepada selain-Nya.

Orang-orang kafir di masa Jahiliyyah dahulu, apabila mereka menyembelih hewan-hewan kurban untuk berhala-berhala mereka, maka mereka meletakkan daging hewan tersebut pada berhalanya dan mengalirkan darah hewan itu diatasnya.

Para sahabat Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkata bahwa kami lebih berhak untuk melakukan hal tersebut. Maka Allah -Azza Wa Jalla- menurunkan ayat ini sebagai penjelasan bahwa Allah -Ta’ala- hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertaqwa yang tidak mengharapkan kecuali hanya wajah Allah -Subhana wa Ta’ala- semata. [Lihat Bahjatun Naadzirin (1/30)]

FAEDAH AYAT:

1. Allah -Ta’ala- mensyariatkan ibadah menyembelih bagi hamba-hamba-Nya.

2. Amalan-amalan para hamba akan sampai kepada Allah -Ta’ala- dengan syarat amalan tersebut terlahir dari ketaqwaan dan niat yang sholih.

3. Amalan yang kosong dari keikhlasan ibarat “kulit yang tak berisi atau jasad yang tidak memiliki ruh di dalamnya”. Sehingga ia menjadi amalan yang sia-sia.

[Lihat Taisir Karimir Rahman karya Asy-Syaikh As-Sa’diy -rahimahullah- hal. 539]

__________

Ustadz Abu Dawud Ilham Al Atsary hafidzohulloh @madrosahsunnah

Leave A Comment

Laporan Donasi Madrosah Sunnah

Laporan Donasi Madrosah Sunah Oktober 2017