PEMBAGIAN AIR

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
…”Dan Kami turunkan dari langit air yang sangat bersih.” (QS. Al-Furqan ayat 48).

Dan juga firman Allah:

…”Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu…” (QS. Al-Anfaal ayat 11).

Yang dimaksud dengan suci di sini adalah suci pada zatnya sendiri dan juga mensucikan yang lainnya. Baik yang  turun dari langit, seperti air hujan, embun, atau air yang mengalir di muka bumi, seperti air sungai, air laut, air sumur, mata air dan lainnya. Semua jenis air ini adalah suci selama tidak berubah salah satu dari sifatnya (bau, rasa dan warnanya) dengan benda najis.

Dr. Syeikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah menyebutkan bahwa air terbagi menjadi dua macam:

Pertama Air yang suci dan bisa dipakai bersuci, baik karena masih dengan sifat aslinya atau bercampur dengan zat (benda) suci yang tidak mendominasi dan tidak mengubah namanya.

Kedua: Air yang najis yang tidak boleh dipakai bersuci, air ini tidak mengangkat hadats dan tidak menghilangkan najis. Yaitu air yang berubah salah satu sifatnya dengan najis. (Al-Mulakhkhash Al-Fiqhiy, h. 19).

Wallahu a’lam

____________

Ustadz Anshari, S. Th. I, MA hafizhahullah @madrosahsunnah

Leave A Comment

Laporan Donasi Madrosah Sunnah

Laporan Donasi Madrosah Sunah Oktober 2017