JANGAN BONGKAR AIBMU

Melakukan dosa adalah perkara yang biasa dilakukan oleh manusia. Namun jika dosa itu dilakukan dengan terang-terangan, maka dikwatirkan Allah tidak akan mengampuni dosanya.

Oleh karena itu hendaklah seorang yang melakukan dosa kepada Allah menutupi aibnya, menutupi dosa yang dilakukan dan tidak menceritakannya kepada orang lain. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berikut ini.

Dari Abu Hurairah berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِينَ وَإِنَّ مِنْ الْمُجَاهَرَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلًا ثُمَّ يُصْبِحَ وَقَدْ سَتَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ يَا فُلَانُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللَّهِ عَنْه

“Setiap umatku akan diampuni (dosanya) kecuali orang-orang melakukan dosa terang-terangan, dan sesungguhnya diantara dosa yang dilakukan terang-terangan adalah seorang hamba yang melakukan amalan (dosa) di waktu malam sementara Allah telah menutupinya kemudian di waktu pagi dia berkata: ‘Wahai fulan semalam aku telah melakukan ini dan itu, ‘ padahal pada malam hari (dosanya) telah ditutupi oleh Rabbnya. Ia pun bermalam dalam keadaan (dosanya) telah ditutupi oleh Rabbnya dan di pagi harinya ia menyingkap apa yang telah ditutupi oleh Allah’.” (HR. Bukhari no. 5608)

__________

Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah @madrosahsunnah

Leave A Comment

Laporan Donasi Madrosah Sunnah

Laporan Donasi Madrosah Sunah Oktober 2017