Makna “Kalimatun Thoyyibah” (Kalimat Yang Baik)

Makna “Kalimatun Thoyyibah” (Kalimat Yang Baik)

Al-Allamah Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin-hafidzahullah-

“Kalimatun thoyyibah” (kalimat/kata yang baik) itu terbagi 2 :

1) Baik pada asalnya
2) Baik berdasarkan tujuannya,

Adapun kalimat/kata yang baik pada asalnya, seperti dzikir Laa ilaha illallah, Allohu akbar, Alhamdulillah, dan laa haula wala quwwata illa billah. Dan dzikir yang paling utama adalah membaca al-qur’an

Adapun kalimat/kata yang baik berdasarkan tujuannya, adalah ucapan yang mubah, seperti bercakap-cakap dengan orang-orang, yang disertai maksud untuk berinteraksi dan untuk membuat senang/gembira mereka, maka ucapan tersebut, meski pada asalnya bukan ucapan yang baik, namun baik berdasarkan tujuannya, yaitu memberikan perasaan senang dan gembira, dan membuat gembira saudaramu termasuk bentuk pendekatan diri kepada Allah Azza wa Jalla.” (Syarhu Riyadhis Sholihin :1/290)

________________

Ustadz Hilal Abu Naufal Al Makassary Hafizhahullah
(Pengasuh Pondok Pesantren Darul Furqon Palopo)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )