
Menyegerakan Berbuka Puasa
Dari Sahl bin Sa’ad as-Sa’idiy radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
Artinya:
“Manusia terus berada di atas kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (Diriwayatkan oleh al-Bukhariy dan Muslim).
Biografi Singkat sahabat Sahl radhiyallahu ‘anhu:
Beliau adalah Sahl bin Sa’ad bin Malik al-Anshariy al-Khazrajiy as-sa’idiy. Dahulu nama beliau adalah “Hazn” artinya kesedihan, kemudian Nabi shalallahu alaihi wasallam mengganti nama beliau dengan “Sahl” artinya kemudahan. Ketika Nabi shallallahu alaihi wasallam wafat beliau berusia 15 tahun. Beliau diberi umur yang panjang hingga wafat pada tahun 91 Hijriyah. Dan termasuk sahabat yang terakhir wafat di Madinah menurut sebagian ahli hadits.
Makna Global:
Kebaikan seluruhnya terdapat pada perbuatan mengikuti syariat dan membiasakan diri dengannya tanpa berlebihan dan tidak pula meremehkan. Dalam hadits ini, sahabat Sahl mengabarkan bahwa Nabi shallallahu alaihi salam bersabda “manusia akan terus menerus dalam kebaikan dan kebaikan dalam agama mereka apabila mengikat diri dengan batasan-batasan syariat ketika berpuasa dan berbuka, yaitu hendaknya mereka menyegerakan berbuka puasa apabila sudah benar-benar terbenam matahari.
Faedah Hadits :
1. Sunnahnya menyegerakan berbuka apabila matahari sudah terbenam, yang dapat diketahui dengan cara melihat langsung dengan mata kepala atau melalui pengabaran orang lain.
2. Menyegerakan berbuka puasa menjadi sebab manusia terus menerus berada dalam kebaikan.
3. Mengakhirkan buka puasa merupakan sebab dicabutnya kebaikan dari manusia.
4. Hadits ini termasuk dari mukjizat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena mengakhirkan buka puasa termasuk kebiasaan orang-orang Syi’ah. Yang mana mereka termasuk kelompok yang sesat. Mereka tidak mengikuti kecuali orang-orang Yahudi, yang tidak berbuka kecuali setelah muncul bintang-bintang.
(Diringkas dari Kitab Taisiirul ‘Allaam dan Tambiihul Afhaam, Juz I, hal. 581-582)
Ustadz Anshari, S. Th. I, MA Hafizhahullah
(Pembina Pusat Dakwah dan Kajian Sunnah Gowa)

