Hukum Puasa Ramadhan

Hukum Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan hukumnya wajib berdasarkan dalil baik dari Al-Qur’an, hadis dan ijma’.

Dalil-Dalil tentang Wajibnya Puasa

1. Firman Allah Subhanahu Wata’ala:

يٰا أيها الذين ءامنوا كتب عليكم الصيام كما كتب علی الذين من قبلكم لعلكم تتقون.

Sampai ayat…

شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن …

Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajikan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajikan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. hingga ayat… “Bulan Ramadhan yang diturunkan (permulaan) Al-Qur’an… “. (QS. Al-Baqrah ayat 183-185).

2. Hadits-Hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Di antaranya:

بُني الإسلام علی خمس: شهادۃُ أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وإقام الصلاۃ وإيتاء الزكاۃ وحج البيت وصوم رمضان.

Artinya:
“Islam dibangun di atas lima perkara: Bersaksi bahwa tidak ada Ilaah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah dan puasa Ramadhan”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma).

Demikian juga hadis Umar bin Khaththab yang juga dikenal dengan hadis Jibril, ketika Jibril bertanya tentang Islam, maka Nabi shallallahu alaihi wasallam menjawab dengan lima hal. Salah satu diantaranya adalah:

وتصوم رمضان…

Artinya:
“Dan engkau berpuasa di bulan Ramadhan…”

3. Ijma (Kesepakatan) Para Ulama

Para ulama dan kaum muslimin telah sepakat bahwa puasa Ramadhan adalah kewajiban, dan dia merupakan salah satu rukun dari rukun-rukun Islam. Barangsiapa yang mengingkari kewajiban puasa, maka ia telah kafir.

___________________

Ustadz Anshari, S. Th. I, MA hafizhahullah
(Pembina Pusat Dakwah dan Kajian Sunnah Gowa)

CATEGORIES
TAGS
Share This
NEWER POST

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )