Sunnah-Sunnah Shalat

Sunnah-Sunnah Shalat

Sunnah-sunnah shalat adalah hal yang tidak termasuk rukun dan wajib shalat, dan apabila ditinggalkan, tidak lah membatalkan shalat, namun apabila dikerjakan, maka akan mendapatkan pahala tambahan.

Sunnah-sunnah shalat terbagi dua, yaitu sunnah berupa ucapan dan sunnah berupa perbuatan.

Sunnah-sunnah berupa perbuatan:

di ataranya membaca do’a iftitah, membaca ta’awwudz, membaca basmalah, mengucapkan amin, membaca ayat-ayat yang mudah setelah Al-Fatihah pada shalat subuh, shalat Jum’at, shalat Ied, shalat gerhana, dan pada rakaat pertama dan kedua dalam shalat magrib, isya, zhuhur dan ashar. Demikian pula mengulangi tasbih lebih dari satu kali pada saat rukuk dan sujud.

Sunnah-sunnah berupa perbuatan:

di antaranya mengangkat kedua tangan pada takbiratul ihram, ketika rukuk dan ketika bangkit darinya, meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dan meletakkannya di atas dada atau di bawah pusar ketika berdiri, memandamg ke tempat sujud, meletakkan kedua tangan di atas lutut ketika rukuk, menjauhkan perut dari kedua paha dan kedua paha dari betis ketika sujud, meratakan punggung ketika rukuk dan menjadikan kepala rata dengannya, tidak terlalu merendahkan kepala dan tidak terlalu mengangkatnya, menempelkan dahi dan hidung dan anggota sujud yang lain (dengan benar) ketika sujud.

(Diringkas dari Kitab al-Mulakhkhash al-Fiqhi, karya Syeikh Dr. Shalih bin Fauzan hafizhahullah).

Wallahu a’lam

________________

Ustadz Anshari, S. Th. I, MA hafizhahullah
(Pembina Pusat Dakwah dan Kajian Sunnah Gowa)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )