Pengertian Puasa

Pengertian Puasa

Puasa secara bahasa adalah Imsak (menahan). Karena itu, orang yang menahan tidak berbicara disebut sebagai shaim (orang yang berpuasa). Hal ini sebagaimana dalam firman Allah Subhanahu Wata’ala:

فَإمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الۡبَشَرِ أحَدًا فَقُوۡلِي إنِّ نَظَرۡتُ لِلرَّحۡمٰنِ صَوۡمًا فَلَنۡ أُكَلِّمَ الۡيَوۡمَ إنۡسِيَا.

Artinya:
“Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: ‘Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk (Allah) Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang pun pada hari ini”. (QS. Maryam ayat 26).

Adapun secara istilah, puasa adalah:

التعبد لله تعالی بالإمساك عن المفطرات من طلوع الفجر الثاني إلی غروب الشمس.

Artinya:
“Beribadah kepada Allah dengan menahan hal-hal yang dapat membatalkan puasa dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari”. (Syeikh Utsaimin rahimahullah, Fiqhul Ibadaat, h. 243).

✍️ Ustadz Anshari, S. Th. I, MA hafizhahullah
(Pembina Pusat Dakwah dan Kajian Sunnah Gowa)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )