
Makna La Ilaha Illallah
La Ilaha Illallah (لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ) memiliki makna “Tidak ada yang berhak diibadahi selain Allah”.
Kalimat “La Ilaha (Tidak ada yang berhak disembah)” bermakna meniadakan segala bentuk penyembahan kepada selain Allah. Ini disebut dengan “Nafi atau meniadakan atau menghilangkan”
Sedangkan kalimat “Illallah (kecuali Allah)” bermakna hanya Allah saja yang berhak disembah. Ini disebut dengan “Itsbat atau menetapkan ibadah hanya bagi Allah”.
Hanya Allah yang berhak diibadahi dan tidak ada serikat bagiNya sebagaimana juga tidak ada serikat bagi Allah dalam kekuasaanNya.
Ada beberapa pemaknaan La Ilaha Illallah (لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ) yang salah namun tersebar dikalangan kita. Diantaranya sebagian orang mengartikan La Ilaha Illallah (لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ) dengan makana “Tidak ada tuhan selain Allah”, atau “Tidak ada pencipta selain Allah”. Pemaknaan ini masih kurang tepat karena kita mengingkari adanya tuhan-tuhan lain selain Allah. Padahal Allah sebutkan dalam al Qur’an bahwa tuhan selain Allah itu banyak tapi batil. Jadi yang kita yakini adalah kebatilannya dan bukan keberadaannya.
________________
Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah
(Pembina Madrosah Sunnah Makassar)

