
Aqiqah Bagi Anak Yang Meninggal
Pertanyaan:
“Anak yang meninggal pasca dilahirkan, apakah masih ada kewajiban aqiqah untuknya” ?
Jawaban :
“Jika anak tersebut lahir setelah genap berusia 4 bulan (dalam perut ibunya), maka tetap di aqiqah dan diberikan nama untuknya, karena pasca 4 bulan ruh telah ditiupkan kepadanya, dan dia juga akan dibangkitkan pada hari kiamat”.
السؤال:
المولود الذي ولد وتوفي مباشرة هل تجب له العقيقة؟
الجواب:
إذا ولد المولود بعد تمام أربعة أشهر فإنه يُعَقُّ عنه ويسمى أيضاً؛ لأنه بعد أربعة أشهر تنفخ فيه الروح، ويُبْعث يوم القيامة.
(Al-Allamah Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah, Sumber Fatwa : Silsilah Liqo’ Al-Bab Al-Maftuh/Ahkam Adz-Dzabaih/Al-Aqiqah wa Tasmiyah Al-Maulud, no.2 dan Audio : http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/od_002_11.mp3)
________________
Ustadz Hilal Abu Naufal Al Makassary Hafizhahullah
(Pengasuh Pondok Pesantren Darul Furqon Palopo)

