Adakah Qadha (Mengganti) Untuk Shalat Dhuha ?

Adakah Qadha (Mengganti) Untuk Shalat Dhuha ?

Pertanyaan:
“Jika ada yang ketinggalan dari shalat dhuha, apakah dapat diganti atau tidak” ?

Jawaban :
“Shalat dhuha, jika telah habis waktunya, maka tidak ada lagi penggantinya, karena shalat dhuha terbatasi oleh waktu. Sedangkan shalat rawatib, yang merupakan shalat yang mengiringi shalat wajib dapat diganti/diqodho’, demikian pula dengan sholat witir, sebagaimana telah ada ketetapannya dalam sunnah :

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان إذا غلبه نوم أو وجع عن قيام الليل صلى بالنهار ثنتي عشرة ركعة

“Bahwa Nabi sallalahu alahi wasallam, jika beliau ketiduran, atau sakit sehingga tidak mengerjakan sholat malam, maka beliau sholat disiang harinya 12 raka’at”. [Riwayat Muslim no.1233].

Maka witir itu juga dapat diqodho (diganti).

(Al-Allamah Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah, Sumber Fatwa : Majmu Fatawa wa Rasa’il :14/305-306. Penerbit : Daar Ats-Tsuraya, Cet. Pertama, Tahun 1420/1999)

________________

Ustadz Hilal Abu Naufal Al Makassary Hafizhahullah
(Pengasuh Pondok Pesantren Darul Furqon Palopo)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )