
Hikmah & Manfaat Berbuka Puasa Dengan Kurma
Anas bin Malik radhiyallohu anhu menceritakan :
كان رسول اللهِ صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبًات قبل
أن يصلي فإن لم تكن رطبًات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab (kurma segar) sebelum shalat. Jika beliau tidak punya ruthab, maka dengan tamr (kurma kering), jika beliau tidak punya tamr, maka dengan beberapa teguk air” [Riwayat Abu Daud no.2009, At Tirmidzy no.633 dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud].
Pada Hadits tersebut terdapat penjelasan tentang kebiasaan Nabi shallalahu alaihi wasallam tatkala berbuka puasa, yakni dengan kurma yang masih muda dan segar, atau dengan kurma yang matang dan agak kering. Dan jika tidak ada maka dengan air putih saja.
Lalu apa manfaat & hikmah dibalik hal tersebut ???
Asy-Syaikh Al-Allamah Muhammad bin Sholih al-‘Utsaimin -rahimahullah- menerangkan :
وإنما قدم الرطب والتمر، لأنه أنفع للبدن من الماء لأنه حلوى وغذاء، وقوت، وقد قال أهل الطب: إن الحلاوة التي في التمر هي أسرع شيء يتقبله الجسم من أنواع الحلوى وإنها تسري إلى العروق فورا. وهذا من حكمة الله عز وجل فهذا الذي ينبغي أن تفطر عليه رطب، فإن لم تجد فتمر فإن لم تجد فماء فإن لم تجد ماء فما تيسر من مأكول أو مشروب
Diprioritaskannya (berbuka) dengan rutab dan juga tamr, karena hal itu lebih bermanfaat untuk badan. Selain rasanya yang manis, juga mengandung gizi sekaligus berfungsi sebagai makanan pokok.
Para ahli kedokteran telah menyatakan, bahwa rasa manis yang ada dalam kurma lebih cepat diserap oleh tubuh daripada jenis makanan manis lainnya. Kurma langsung langsung menyebar ke urat-urat, dan ini termasuk dari hikmah Allah Azza wa Jalla.
Maka semestinya bagi kita untuk berbuka dengan rutab. Jika tidak ada, maka dengan tamr. Jika tidak ada, maka dengan air putih. Jika tidak ada, maka dengan apa yang mudah didapatkan dari jenis makanan atau minuman.” [Syarh Riyadhis Sholihin : 5/290]
Semoga bermanfaat
Allohu a’lam
Ustadz Hilal Abu Naufal Al Makassary Hafizhahullah
(Pengasuh Pondok Pesantren Darul Furqon Palopo)

