Pengertian Shalat

Pengertian Shalat

Shalat secara bahasa berarti do’a.

Sebagaimana dalam firman Allah Subhanahu Wata’ala:

وَصَلِّ عَلَيۡهِم…

Artinya:
“Dan berdo’alah untuk mereka…” (QS. At-Taubah ayat 103).

Dan juga dalam hadis Nabi Shallallahu alaihi wasallam:

إذَا دُعِيَ أحَدُكُمۡ فَلۡيُجِبۡ فَإنۡ كَانَ صَائِمًا فَلۡيُصَلِّ.

Artinya:
“Apabila salah seorang di antara kalian diundang, maka hendaknya dia memenuhinya. Dan apabila ia sedang berpuasa, maka hendaknya ia mendo’akannya” (HR. Muslim).

Menurut Al-Qadhi Iyadh, ini merupakan pendapat yang ditetapkan para pakar bahasa dan para fuqaha. (Abdullah bin Abdurrahman Al Bassam, Taisiirul Allaam Syarah Umdatul Ahkaam Juz. I, h. 81).

Dinamakan doa dengan istilah shalat sudah dikenal luas dalam bahasa Arab. Hubungan antara doa dan shalat bersifat parsial. Do’a merupakan bagian dari shalat, karena shalat juga mencakup do’a.

Sedangkan menurut syariat, shalat adalah perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam, yang disertai dengan niat. (Abdullah bin Abdurrahman Al Bassam, Taisiirul Allaam Syarah Umdatul Ahkaam Juz I, h. 81).

Shalat merupakan rukun yang kedua setelah syahadatain  yang di dalam terkandung berbagai macam ibadah, seperti: membaca Al-Qur’an, berzikir dan berdo’a kepada Allah, ada rukuk, sujud, takbir, tasbih, tahlil, tahmid, shalawat dan lainnya.

Shalat juga merupakan satu-satunya ibadah yang diterima langsung oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam di tempat yang paling tinggi yang pernah dijangkau oleh manusia. Ia juga merupakan pokok semua ibadah badan, dan tidak pernah kosong dari semua syariat para rasul alaihimussalam. (Lihat Al-Mulakhkhash Al-Fiqhiy).

Ini semua menunjukkan betapa besar kedudukan shalat dalam Islam.

wallahu a’lam

________________

Ustadz Anshari, S. Th. I, MA hafizhahullah
(Pembina Pusat Dakwah dan Kajian Sunnah Gowa)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )